Setelah sekian lama berkutat dengan pencarian dan segala macam perenungan tentang hal yang menjadi judul dari tulisan ini. Maka Saya piker ada baiknya Saya menuangkannya dalam bentuk tulisan agar kemudian nantinya mungkin bias jadi perdebatan atau mungkin sanggahan agar kemjauan pemikiran Anda yang membaca dan Saya yang menuliskan.
Saya terlahir dari keluarga Kristen Protestan yang biasa – biasa saja, Ibu seorang Kristen yang cukup patuh dan aktif dalam pelayanan, Ayah Saya tidak aktif. Ke gereja saja jarang. Saya tumbuh lewat ibadah – ibadah sekolah minggu, remaja, dan Angkatan Muda Gereja. Saya rajin ke gereja, tentunya setelah memasuki SMP. Karena waktu SD lebih banyak menganggur di rumah karena banyak tontonan televisi pada hari minggu.
